SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya memberikan pelatihan Pesantren Tangguh Bencana di MDTQN Benteng Suryalaya Surabaya.
Acara ini bertujuan meningkatkan kesiapan santri dan masyarakat pesantren dalam menghadapi bencana.
Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob, BPBD Surabaya Fokus 11 Titik
Pelatihan ini diikuti sekitar lebih dari 50 orang Ikhwan Akhwat perwakilan dari 28 titik qholaqoh di Surabaya, serta perwakilan dari luar kota seperti Nganjuk, Gresik, Bangkalan, dan Sidoarjo.
Kegiatan ini mencakup sosialisasi kesigapan dalam menghadapi bencana, mitigasi bencana, simulasi tanggap bencana, evakuasi darurat, dan simulasi penanganan bencana.
Baca Juga: Terseret Arus di Selokan Wiyung, Jasad Balita 3,5 Tahun Ditemukan Petugas Gabungan
"Pelatihan ini sangat baik dan berguna untuk kita semua. Ilmu yang didapat hari ini akan diinformasikan kepada keluarga dan Ikhwan Akhwat yang lain," ujar Ahmad Zuhri, Ketua Umum MDTQN Benteng Suryalaya, Sabtu (7/2).
BPBD Kota Surabaya juga memberikan cinderamata kepada MDTQN Benteng Suryalaya sebagai tanda terima kasih atas partisipasi dalam pelatihan ini.
Baca Juga: Balita 3,5 Tahun Hanyut di Babatan Wiyung, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian
Cinderamata diberikan Gus Haikal Rizal yg merupakan anak dari sesepuh MDTQN almarhum Kyai Haji Muhammad Ali Hanafiah Akbar kepada perwakilan BPBD kota Surabaya
Pelatihan Pesantren Tangguh Bencana ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan santri dan masyarakat pesantren dalam menghadapi bencana, serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam situasi darurat.
Editor : Redaksi