JAKARTA - Momentum Hari Pers Nasional menjadi pengingat pentingnya peran media dalam menjaga keterbukaan informasi dan membangun kepercayaan publik.
Di tengah dinamika isu pemasyarakatan yang terus berkembang, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat, Senin (9/2).
Baca Juga: Sinergi dengan Polri, Lapas Cipinang Amankan Warga Binaan Terkait Dugaan Vape Etomidate
Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan penguatan komunikasi publik yang digelar di Ruang Pusat Informasi dan Media (PRIMA).
Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, dalam arahannya kepada jajaran humas dan pengelola informasi menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang faktual dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara institusi dan masyarakat.
“Pers adalah pilar penting dalam menjaga keterbukaan informasi dan membangun kepercayaan publik. Melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang, masyarakat dapat memahami pelaksanaan pemasyarakatan secara utuh, termasuk berbagai upaya pembinaan yang terus kami lakukan di Lapas Cipinang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Komunikasi Publik Lapas Cipinang, Sumaryo, menekankan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam pengelolaan informasi publik.
Baca Juga: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Warga Binaan Kembangkan Budidaya Ikan Hias
“Kami memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada media bersumber dari data yang valid, disusun secara proporsional, dan sesuai ketentuan. Sinergi dengan pers sangat penting agar informasi pemasyarakatan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan edukatif bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengalaman bekerja di ruang komunikasi publik juga dirasakan langsung oleh Puspita, pegawai program pemagangan nasional yang aktif terlibat dalam produksi materi pemberitaan. Ia mengaku memperoleh pembelajaran berharga dalam mengelola informasi, khususnya saat menghadapi dinamika pemberitaan dan tuntutan tenggat waktu.
“Bekerja di tim komunikasi publik mengajarkan saya menyusun berita secara hati-hati, tetap berpegang pada fakta, dan menjaga etika, terutama ketika menghadapi isu-isu negatif tentang Lapas Cipinang. Ini menjadi pengalaman penting untuk memahami peran pers dan humas secara profesional,” ungkap Puspita.
Baca Juga: Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Kesetaraan lewat Kursus Bahasa Jepang
Melalui peringatan Hari Pers Nasional ini, Lapas Kelas I Cipinang berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan insan pers dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemasyarakatan yang terbuka, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Komitmen tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 – Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA, dalam mewujudkan penyampaian informasi publik yang transparan, bertanggung jawab, serta mendukung terbangunnya pemasyarakatan yang modern dan berintegritas.
Editor : Redaksi