APBD Terbatas, Pemkab Majalengka Ajukan Bantuan Rehab Sekolah ke Pusat dan Provinsi

Pemkab Majalengka akan gencarkan rehabilitasi sekolah
Pemkab Majalengka akan gencarkan rehabilitasi sekolah

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka terus berupaya mengatasi persoalan sarana prasarana pendidikan meski terkendala keterbatasan anggaran.

Untuk mendukung percepatan rehabilitasi sekolah, Pemkab mengajukan bantuan dana ke Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Pemkab Majalengka Ajak Warga Laporkan Peredaran Miras

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menuturkan pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan APBD untuk menutup kebutuhan biaya yang besar.

“Walaupun dengan keterbatasan APBD Kabupaten Majalengka, tapi kita tetap memprioritaskan perbaikan sekolah yang rusak sehingga kegiatan belajar anak sekolah tidak terganggu,” kata Eman, Selasa (16/9).

Baca Juga: Warga Pertanyakan Perubahan Desil, Ini Kata Dinsos Majalengka

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan diminta aktif melakukan monitoring serta melaporkan kondisi sekolah secara rutin agar penanganan bisa tepat sasaran.

Pada tahun 2025, Pemkab Majalengka mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp30,6 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp15 miliar.

Baca Juga: Majalengka Jadi Lokasi Demplot Bawang Putih Kementan, Digelar di Nunuk dan Kancana

Dana tersebut difokuskan untuk rehabilitasi TK, SD, dan SMP, termasuk perbaikan atap, toilet, dan sanitasi siswa.

“Kita akan terus berusaha mengatasi permasalahan sarpras sekolah secara bertahap dengan menyesuaikan anggaran yang ada,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’rup.

Editor : Redaksi