SURAYABA — SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA) melakukan studi tiru ke SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, sekolah vokasi unggulan yang dikenal sukses menembus pasar kerja internasional dan menjadi salah satu “penyumbang devisa negara” lewat alumninya yang bekerja di Jepang.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Irvandy Andriansyah,mengungkapkan studi tiru menjadi langkah strategis bagi MUDISA untuk memperkuat program magang luar negeri.
Baca Juga: Menjemput Ilmu di Muntilan, SMK MUDISA Bawa Semangat Kolaborasi untuk Siswa
“Kami datang ke sini untuk menggali banyak halmulai dari sistem penyaluran magang, kurikulum, hingga pembinaan kesiapan kerja ke Jepang. Kami ingin belajar dari sekolah yang telah terbukti sukses melahirkan lulusan berkelas dunia,” ujarnya, melalui keterangan resmi yang diterima, Minggu (9/11).
Menurut Irvandy, SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban layak menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah vokasi lainnya karena mampu membuktikan bahwa lulusan SMK pun bisa go internasional.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bertanding, Enam Utusan SMK MUDISA Buktikan Diri di MEA 2026
“Sekolah ini bukan hanya mencetak tenaga kerja terampil, tapi juga ikut menyumbang devisa bagi negara. Itu luar biasa!” tambahnya.
Kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, Suyanto, mengaku bangga dan bahagia menerima tamu dari Surabaya.
Baca Juga: Dari Media Sosial ke Panggung Prestasi, Kepala SMK MUDISA Irvandy Andriansyah Raih Emas MEA 2026
“Kami sangat senang menerima kunjungan dari SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Ini menjadi momen berharga untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Alhamdulillah, banyak lulusan kami yang sudah bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang. Kami berharap pengalaman ini bisa bermanfaat juga bagi sekolah lain,” tutur Suyanto
Editor : Redaksi