Sinergi Pemkab dan Pemdes, Pendidikan Kesetaraan di Majalengka Semakin Kuat

MOU dengan Desa untuk mewujudkan kesetaraan pendidikan
MOU dengan Desa untuk mewujudkan kesetaraan pendidikan

MAJALENGKA – Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya memperkuat program pendidikan kesetaraan melalui peran aktif Pemerintah Desa. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma'ruf, mengatakan penguatan pendidikan kesetaraan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM dan daya saing daerah.

Baca Juga: Permudah Warga Bayar PBB, Bapenda Majalengka Operasikan Mobil Keliling hingga ke Desa

Ia menjelaskan, kondisi Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Majalengka masih perlu ditingkatkan agar sejajar dengan capaian nasional maupun provinsi. 

"Rata -rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih tinggi, angka putus sekolah yang menurun, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat menjadi target utama," katanya, Jum'at (21/11)

Baca Juga: BKN Dorong Fleksibilitas Manajemen ASN, Pemkab Majalengka Siapkan Evaluasi Kinerja Lebih Adaptif

Data tahun 2025 mencatat RLS Majalengka berada di angka 7,81 tahun, lebih rendah dibandingkan RLS Nasional 9,07 tahun dan RLS Jawa Barat 9,14 tahun.

Dinas Pendidikan menargetkan peningkatan signifikan RLS dalam beberapa tahun mendatang melalui penanganan yang terpadu, kolaboratif, dan berkesinambungan.

Baca Juga: Pemkab Majalengka Percepat Transformasi Kinerja ASN, Integrasikan Aplikasi Sinergi dengan E-Kinerja

“Melalui sinergi dan komitmen semua pihak, saya yakin Majalengka dapat mempercepat peningkatan RLS, menurunkan angka ATS, dan memperkuat kualitas SDM untuk Majalengka yang lebih baik,"tegasnya.

Editor : Redaksi