Manasik Akbar KBIHU NU Digelar di Asrama Haji Indramayu

Motorola Moto G06 Power
Motorola Moto G06 Power

INDRAMAYU - Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Jawa Barat, Boy Hari Novian, mengatakan pihaknya menggelar Manasik Akbar di Asrama Haji Indramayu bagi jemaah KBIHU NU Kabupaten Indramayu, yang tercatat sebagai salah satu KBIH dengan jumlah jemaah terbanyak di Jawa Barat, mencapai 785 orang.

Manasik tersebut sekaligus menjadi pengenalan fasilitas Asrama Haji Indramayu kepada para calon jemaah. Boy menyebut, mulai tahun 2026, jemaah haji asal Kabupaten Indramayu akan diberangkatkan langsung dari Asrama Haji Indramayu.

Baca Juga: Hujan Berhari-hari, 26 Bencana Terjadi di Majalengka

“Asrama Haji Indramayu memiliki empat tower dan dua aula, dilengkapi fasilitas manasik, dapur, serta klinik kesehatan,” kata Boy, Senin (19/1).

Ia menjelaskan, klinik di Asrama Haji Indramayu sudah dilengkapi ruang IGD dan rawat inap. Pemerintah menargetkan operasional haji 2026 di Asrama Haji Indramayu berjalan optimal dengan dukungan fasilitas setara hotel bintang tiga.

“Pada 2026, Asrama Haji Indramayu akan melayani 40 kloter jemaah haji Jawa Barat. Fasilitas kamar dan layanan pendukung sudah sangat memadai,” ujarnya.

Boy menambahkan, penerimaan awal jemaah haji dijadwalkan pada 21 April 2026, baik dari Embarkasi Bekasi sebanyak 28 kloter maupun dari Indramayu sebanyak 40 kloter. Ia mengingatkan calon jemaah agar menjaga kesehatan karena ibadah haji didominasi aktivitas fisik.

“Tahun ini Arab Saudi juga sangat ketat terkait istitoah. Jemaah harus benar-benar siap secara fisik dan mengikuti manasik agar dapat melaksanakan rukun, syarat, dan wajib haji dengan baik,” tegasnya.

Terkait kapasitas, Boy menyebut maksimal dua kloter diberangkatkan per hari dengan jumlah 445 orang per kloter.

Baca Juga: Pramuka Majalengka Siap Kerja Solid, Targetkan Manfaat Bagi Masyarakat

Jumlah tersebut masih jauh di bawah kapasitas kamar Asrama Haji Indramayu. Ia juga mengungkap adanya kebijakan baru pada 2026 yang memperbolehkan pengantar masuk ke kawasan asrama dengan pengaturan area khusus.

“Area jemaah tetap steril, namun pengantar masih bisa berinteraksi dengan jemaah di zona yang telah disiapkan,” jelasnya.

Selain itu, persoalan air bersih di Asrama Haji Indramayu diklaim telah teratasi melalui kerja sama langsung dengan PDAM Indramayu. Saat ini, pasokan air telah dialirkan ke seluruh tower dan gedung melalui sistem pompa khusus.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, H. M. Mustofa, mengatakan Manasik Akbar ini merupakan puncak dari rangkaian bimbingan manasik yang sebelumnya digelar di seluruh kecamatan.

Baca Juga: Pengurus Pramuka Majalengka Dilantik, Diikuti Penyebaran Benih Ikan dan Penyerahan Bibit Pohon

“Manasik sudah kami laksanakan di kecamatan sebanyak 15 putaran. Di tingkat kabupaten, kami satukan seluruh jemaah, jumlahnya sekitar 750 orang,” kata Mustofa.

Ia menyebut, dari sekitar 15 KBIH yang ada di Indramayu, KBIHU NU menjadi yang paling dominan dari sisi jumlah jemaah.

“KBIHU NU Indramayu dengan sekitar 750 jemaah kemungkinan menjadi KBIH dengan jemaah terbanyak se-Jawa Barat, bahkan bisa se-Indonesia tahun ini,” pungkasnya.

Editor : Redaksi