BANDUNG - Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kembali menguat setelah seluruh fraksi di DPRD Jawa Barat menyatakan dukungan untuk membawa usulan tersebut ke tahapan legislasi berikutnya.
Kesepakatan itu dicapai dalam audiensi Komisi I DPRD Jabar bersama akademisi, budayawan, dan sejarawan Sunda di Gedung DPRD Bandung, Kamis (2/7).
Baca Juga: Wabup Sumedang Berharap Pilkades Serentak 2026 Berjalan Aman, Tertib, dan Kondusif
Ketua Komisi I DPRD Jabar Rahmat Hidayat Djati menyebut mayoritas fraksi, mulai dari Demokrat, PKB, PKS, PAN, PDIP, Golkar, hingga PPP mendukung usulan tersebut. Sementara Gerindra dan NasDem menyatakan mengikuti keputusan pembahasan selanjutnya.
Menurut Rahmat, usulan ini sebenarnya sudah beberapa kali dibahas sejak 2013. Namun, baru kali ini seluruh perwakilan fraksi hadir lengkap dan menyampaikan sikap politik secara resmi.
"Jika proses legislasi berjalan, usulan pergantian nama akan dilengkapi dengan penyempurnaan naskah akademik sebelum diajukan ke pemerintah pusat. Sebab, perubahan nama provinsi tidak bisa diputuskan di tingkat daerah saja," ungkapnya.
Baca Juga: Perpisahan Kelas VI dan Kenaikan Kelas SDN Ujungjaya 1 Sumedang Berlangsung Meriah
Guru Besar Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia selaku koordinator pengusul perubahan nama, mengatakan nama Tatar Sunda memiliki makna sejarah dan budaya yang kuat sebagai identitas masyarakat Sunda.
"Menilai perubahan nama bukan sekadar administrasi, melainkan upaya membangkitkan kembali kebanggaan dan semangat masyarakat terhadap jati diri daerahnya, secara historis nama Sunda memiliki kekuatan sosiologis, kultural dan psikologis yang berkaitan erat dengan jati diri masyarakatnya," katanya
Meski demikian, Ganjar menegaskan perubahan nama tidak otomatis membuat masyarakat lebih sejahtera. Namun, identitas baru diharapkan mampu membangun etos kerja dan rasa memiliki yang lebih kuat.
Baca Juga: Kloter 14 Tiba, 6.000 Jemaah Haji Jabar Pulang Lewat Kertajati
Sementara warga Suku Sunda di berbagai daerah menyambut positif dan gembira mendengar wacana tersebut dan berharap segera tercapai apa yang selama ini orang Sunda idamkan, seperti yang Kang Ujang sampaikan.
"Saya tentu sangat gembira atas wacana tersebut sebagai bentuk untuk mewujudkan identitas bahasa dan tempat suku Sunda bernaung atas warisan para leluhur Sunda , " ujar Ujang atas nama Paguyuban Budaya Sunda Wastu.
Editor : Redaksi