MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon.
Sinergi tersebut untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM, ASN, serta masyarakat di tingkat desa.
Baca juga: Jelang Lebaran, Pemkab Majalengka Tuntaskan 30 Titik Perbaikan Jalan
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib menegaskan pentingnya kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Menurut Agus, Majalengka memiliki potensi ekonomi yang besar, sehingga perlu didukung dengan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang legal dan aman.
Baca juga: Penataan Pasar Sindangkasih Dimulai, 79 Kios Siap Diisi Pedagang
Pertemuan dengan seluruh pimpinan lembaga jasa keuangan di wilayah Kabupaten Majalengka ini bertujuan membangun sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dalam memperluas penyaluran KUR.
“OJK berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kami berharap masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan serta terhindar dari praktik investasi ilegal dan pinjaman online yang tidak berizin,” ujarnya, Selasa (27/1).
Baca juga: Disperdagin Majalengka Dorong Pengaktifan Kembali Kios Pasar Sindangkasih Cigasong
Berdasarkan data OJK, penyaluran KUR di Kabupaten Majalengka saat ini berada di peringkat ke-19 dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Posisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk ditingkatkan.
Editor : Redaksi