MAJALENGKA - Kepolisian Resor (Polres) Majalengka menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan operasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Dalam apel tersebut disampaikan bahwa setelah pelaksanaan apel, seluruh personel yang terlibat langsung menjalankan tugas sesuai dengan ploting di lapangan. Setiap anggota diminta memahami dan menempati titik pengamanan maupun pelayanan yang telah ditentukan.
Baca juga: Bupati Majalengka Apresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, menyampaikan, seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Lodaya harus sudah mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, termasuk titik pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap personel harus sudah mengetahui spot atau titik tugasnya masing-masing. Kita fokus pada dua hal utama yaitu proses pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Jum'at
Baca juga: Bupati Majalengka Apresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, seperti pusat keramaian, kawasan pertokoan, jalur lalu lintas utama, hingga area publik lainnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan berbagai pelayanan kepada masyarakat selama operasi berlangsung guna memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas masyarakat.
Baca juga: Bupati Majalengka Apresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 ini, Polres Majalengka melibatkan 448 personel Polri serta dukungan dari berbagai instansi TNI, Dishub, PolPP, BPBD, Dinkes sehingga total personel yang diterjunkan mencapai 845 orang.
Editor : Redaksi