Heboh Jukir Liar di Depan Depot Kupang Jaya, Ketua PJS Tegaskan Bukan Dirinya ‎

Reporter : Aldi Fakhrudin
Petugas menegur Juru Parkir Dok. Instagram Kel.simomulyobaru.sby

‎SURABAYA – Viral di media sosial, salah satu akun di platform X membagikan pengakuan seorang juru parkir yang sedang menjaga parkir tepi jalan umum (TJU) di depan depot kuliner kawasan Kupang Jaya.

‎Pengakuan tersebut terungkap saat sejumlah petugas menghampiri dan menegur juru parkir tersebut karena diduga tidak memenuhi ketentuan sebagai jukir resmi.

Baca juga: PJS Dukung Polisi Tindak Parkir Liar, Tegaskan Jukir Tak Berseragam Harus Ditertibkan ‎

‎"Ini kan tepi jalan umum, nah sampean ini gak ada keplek ya terus gak ada rompi identitas sampean tidak boleh," ujar salah satu petugas.

‎Petugas itu juga menegaskan bahwa lokasi tersebut tidak diperbolehkan untuk aktivitas parkir liar.

‎"Ini juga gak boleh parkir disini iya," singkatnya.

‎Selanjutnya, para petugas menanyakan siapa pihak yang menyuruh juru parkir tersebut beroperasi di lokasi tersebut.

‎"Terus yang nyuruh parkir sini siapa sampean sendiri tah ?," katanya.

Baca juga: Viral di Medsos, Jukir Liar di Ngagel Diduga Pungli dan Aniaya Pengunjung Warkop

‎Juru parkir itu pun memberikan jawaban yang kemudian menjadi sorotan.

‎"Enggak pak tadi pak isul pak," paparnya.

‎Menanggapi hal itu, Izul Fiqri selaku Ketua Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS) menegaskan bahwa sosok “Isul” yang dimaksud bukan dirinya.

‎Menurutnya, sosok Isul yang dimaksud dalam pengakuan juru parkir tersebut berdomisili di Bangkalan, sementara dirinya merupakan warga Surabaya.

Baca juga: Arsas Sampaikan Aspirasi ke Ketua DPRD Surabaya, Soroti Parkir Liar dan Revitalisasi SWK

‎"Isul yang menyuruh anggota juru parkir yang viral tersebut ber KTP di Bangkalan, sedangkan saya sebagai ketua PJS ber KTP dan berdomisili di panjang jiwo Surabaya," lanjutnya.

‎Izul, Ketua PJS Surabaya, berharap kejadian ini tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

‎"Teman-teman anggota PJS dan masyarakat Surabaya atau pengguna parkir tidak mudah terprovokasi dan terpancing dengan informasi tersebut," tutupnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru