TIKTA.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memberikan penghargaan khusus kepada Satrio Mukhti, casis bintara Polri yang menjadi korban begal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso memuji sisi kemanusiaan Jenderal Sigit.
"Aspek kemanusiaan Kapolri sangat kuat dalam meloloskan Satrio sesuai dengan prinsip BETAH atau bersih, transparan, dan humanis, dalam rekrutmen Polri," kata Sugeng saat dihubungi, Minggu (19/5).
Baca Juga: Rapat Paripurna Bhayangkari Perkuat Kebersamaan, Intan Hengki Haryadi Ajak Satu Langkah
Sugeng menilai Jenderal Sigit mempunyai hak memberikan penghargaan tersebut. Dia juga berharap Satrio Mukhti bisa lolos semua tahap seleksi masuk Polri.
Baca Juga: Tongkat Komando Berpindah, Hengki Haryadi Bawa Semangat Baru untuk Polda Papua Barat Daya
"Kuota disabilitas adalah prerogatif Kapolri, jadi hal itu memiliki dasar legitimasi. IPW berharap juga pemeriksaan fisik dan psikologi casis Satrio memenuhi syarat ya. Dari sisi spirit, casis Satrio terlihat sangat kuat untuk menjadi polisi mengayomi masyarakat dan juga dia dari keluarga sederhana," ucapnya.
Dia pun yakin dan percaya apa yang diterima Satrio karena selama ini menjadi pribadi yang baik.
Baca Juga: Polri Kirim 4.000 Liter X-Fire untuk Atasi Karhutla Sumsel
"Setiap manusia memiliki jalannya masing-masing. Rezeki yang diterima Satrio bisa jadi karena jalan hidupnya yang baik dan diganjar oleh Tuhan dengan berkah, walau harus dilalui dengan cobaan berat dibegal," imbuhnya.
Editor : Redaksi