Waspada Meningitis, RSPI Kolaborasi dengan Dua BBKK Jalankan Surveilans Carrier Meningokokus

Vaksinasi influenza
Vaksinasi influenza

SURABAYA - Vaksin meningitis kembali diwajibkan bagi setiap orang yang akan masuk Arab Saudi. Kebijakan tersebut diberlakukan sejak pertengahan 2024. 

Merujuk pada besarnya risiko meningitis yang mengintai, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, kolaborasi dengan PT. Bio farma dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya serta BBKK Soekarno Hatta, menjalankan Surveilans Carrier Meningokokus. 

Baca Juga: Kanwil Kemenhaji Jabar Diapresiasi DPR RI, Kolaborasi Istitha'ah Kesehatan Kunci Keberhasilan Haji

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan mengatakan, kerjasama untuk pencegahan penyakit dan melindungi seluruh warga negara Indonesia dari penyakit menular.

"Penelitian carrier meningokokus ini diharapkan dapat menggambarkan risiko meningitis baik sebagai carrier (pembawa) maupun yang bergejala dan positif." katanya melalui keterangannya, Senin (2/11).

Selain itu, hasil kegiatan menjadi alat deteksi dini dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap meningitis.

Baca Juga: Kloter 22 Tiba di Kertajati, 555 Jemaah Haji Cimahi Pulang Lengkap & Sehat

Ia menjelaskan, penelitian dilakukan dengan mengambil lendir di orofaring dengan metode usap pada Jemaah Umrah setibanya mereka di tanah air (Bandara Soekarno Hatta maupun Juanda). 

"Dan yang bergejala saat melaksanakan Umrah akan dilakukan pengambilan sampel darah." tuturnya.

Baca Juga: 442 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Karawang Tiba di Asrama Bekasi, Pelayanan Tuai Apresiasi

Ia mengungkapkan, kegiatan penelitian sangat penting sebagai data yang mendukung kebijakan.

“Saat ini dalam pengambilan keputusan, semuanya dilakukan dengan berbasis data. Tanpa data semuanya hanya akan dianggap Hoax. Jadi kerja penelitian seperti ini penting dan perlu diapresiasi, agar kedepannya bisa mendukung kebijakan program,” ucapnya.

Editor : Redaksi