SURABAYA – Situasi yang kurang kondusif di Kota Surabaya berdampak pada pelaksanaan ajang olimpiade Kompetisi Matematika, Sains, dan Inggris (KMSI) yang digelar Yayasan Pendidikan Intan Mutia.
Agenda yang semula dijadwalkan pada 7 September 2025, terpaksa mundur menjadi 14 September 2025.
Baca Juga: Pengajian Ibu-Ibu Nurul Jannah, Menyemai Iman dan Ukhuwah di Tanah Merah Gang Sawi
Ketua Yayasan Intan Mutia sekaligus owner KMSI, Mochammad Ali Yasin, menjelaskan bahwa persiapan panitia sudah mencapai 95 persen. Namun, pertimbangan keamanan peserta membuat jadwal diundur.
“Persiapan panitia sudah matang, tapi karena situasi, kondisi, dan keamanan peserta, maka pelaksanaan kami mundurkan ke tanggal 14 September 2025,” ujar Yasin saat dikonfirmasi, Selasa (2/9).
Baca Juga: Kemenag Jatim Tinjau Gereja di Surabaya–Sidoarjo, Pastikan Natal 2025 Berjalan Aman dan Khidmat
Ia menegaskan, meski jadwal berubah, lokasi penyelenggaraan tetap di Universitas WR Supratman (Unipra) Surabaya. “Kalau tempat pelaksanaan tetap di Unipra Surabaya,” tambahnya.
Sementara itu, panitia KMSI rayon Surabaya, Ayu Dwi Nur Anggraini, membenarkan adanya perubahan jadwal. Ia menyebut, jumlah peserta tahun ini meningkat cukup signifikan.
Baca Juga: Kampung Gasing, Inisiatif RW 1 Airlangga untuk Ciptakan Lingkungan Ramah Anak
“Alhamdulillah peminat peserta KMSI tahun ini cukup banyak. Sampai hari ini sudah 247 peserta, sedangkan tahun lalu hanya 176. Kami masih membuka pendaftaran sampai tanggal 5 September 2025,” ungkap Ayu.
Editor : Redaksi