MAJALENGKA - Pemkab Majalengka menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), serta memberikan bantuan sarana prasarana pertanian dan peternakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Selasa (30/12)
Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Majalengka H.Ence, mengakan meskipun terdapat tren kenaikan harga pangan di akhir tahun, Pemda mampu mengantisipasi dengan baik. Sebab didukung oleh kapasitas produksi lokal yang mumpuni.
Baca Juga: Dorong Peran Strategis PKK, Ketua PKK Majalengka Lantik Pengurus Kecamatan
"Untuk Kabupaten Majalengka alhamdulillah kita surplus. Beberapa bahan baku diproduksi sendiri di sini, mulai dari sayur-mayur, beras yang posisinya surplus, hingga daging dan telur. Semuanya aman terkendali untuk momen Natal dan Tahun Baru," ujar Ence.
Sebagai langkah konkret menekan inflasi, atas perintah Bupati Majalengka, pemerintah telah menggelar Gerakan Pangan Murah di 10 titik strategis selama masa transisi kenaikan harga ini.
Baca Juga: Bupati Eman Sebut PKK hingga Posyandu Turut Andil Bentuk SDM Sejak Usia Dini
Selain fokus pada ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga memberikan apresiasi kepada tenaga penyuluh pertanian.
"Tercatat sebanyak 293 penyuluh yang sebelumnya merupakan pegawai kabupaten, kini telah beralih status kepegawaiannya ke pemerintah pusat." tambahnya.
Baca Juga: Razia Warung Remang-Remang di Ampelgading Petugas Satpol-PP Pemalang Temukan Kondom
Meskipun status kepegawaian ratusan penyuluh di tingkat pusat, H. Ence menekankan sinergi dan koordinasi kerja dengan Pemkab Majalengka tetap terjalin dengan baik.
"Hubungan erat ini demi menjaga produktivitas pertanian di daerah." tutupnya.
Editor : Redaksi