PPSDS Jatim: Stok Sapi Menyusut, Harga Daging Masih Mahal

Sapi di pasar tradisional tradisional Jawa Timur
Sapi di pasar tradisional tradisional Jawa Timur

SURABAYA – Harga daging sapi di pasar tradisional Surabaya belum juga turun pasca Idul Fitri. Kondisi ini disebut menjadi sinyal menipisnya stok sapi siap potong di Jawa Timur.

Menurut Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS Jatim), Muthowif, harga daging segar di pasar tradisional di Surabaya masih sangat tinggi di kisaran Rp135.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Baca Juga: Pasca Lebaran, Banyak Lapak Pedagang Ditinggalkan, Satpol PP Pemalang Ambil Tindakan

Menurutnya, harga ini tidak wajar karena setelah Idul Fitri masih bertahan. Biasanya 4 atau 5 hari setelah Idul Fitri harga kembali normal seperti sebelum Lebaran.

Harga daging yang bertahan tinggi sejalan dengan harga sapi hidup. Saat ini harga sapi hidup naik Rp2–3 juta per ekor.

Sementara itu, harga sapi Brahman Cross (BX) atau sapi impor sampai Surabaya mencapai Rp60.000 per kilogram timbang hidup.

Baca Juga: KRYD Kapolda Jatim Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran Aman Kondusif

“Harga daging sapi segar di pasar tradisional tergantung dari harga sapi. Jika harga sapi hidup masih tinggi seperti menjelang Idul Fitri, ada kenaikan Rp2–3 juta per ekor, secara otomatis para pedagang menjual daging segar di pasar menyesuaikan,” ungkap Thowif, Selasa (31/3)

Tingginya harga daging segar sangat dipengaruhi oleh pasokan sapi siap potong yang ada di sentra sapi di Jawa Timur seperti Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Lumajang.

“Pasokan sapi siap potong sangat tergantung pada daerah yang selama ini menjadi sentra sapi seperti Probolinggo, Malang, Tuban, dan Lumajang,” ujarnya.

Baca Juga: Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Jika kondisi stok sapi siap potong tidak ada tindakan yang bersifat taktis dan strategis oleh dinas terkait, ia khawatir tiga bulan lagi saat Idul Adha harga sapi siap potong tidak terkendali.

“Saya berharap ada tindakan yang dilakukan, baik bersifat taktis maupun strategis oleh Dinas Peternakan Jawa Timur untuk meminimalisir kelangkaan stok sapi potong menjelang Idul Adha yang insyaallah tiga bulan lagi,” tutupnya.

Editor : Redaksi