Sapi Kurban Terjun Bebas ke Sungai, Warga Hubungi Call Center 110 Polres Pemalang

Evakuasi sapi kurban usai loncat ke sungai
Evakuasi sapi kurban usai loncat ke sungai

PEMALANG - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah insiden sapi kurban mengamuk di berbagai daerah mulai bermunculan.

Di Pemalang, seekor sapi berbobot 400 kilogram meronta dan berhasil lepas dari kendaraan saat akan diturunkan.

Baca Juga: Iduladha 1447 H, PAM Surya Sembada Tebar Kepedulian Lewat 13 Sapi Kurban ‎

Sapi tersebut kemudian kabur dan tercebur ke Sungai Krasak, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang.

Kedatangan pesanan hewan kurban berupa seekor sapi berukuran cukup besar di Dusun Krasak, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang, ini pun seketika berubah menjadi menegangkan dan heboh.

Pasalnya, sapi kurban seberat kurang lebih empat kuintal itu lepas dan terjun ke dalam sungai.

Menurut penuturan Anggota Piket Jaga Satuan Polisi Airud Polres Pemalang, Aiptu Atang Kusworo, sapi itu awalnya dibawa menggunakan truk dari Brebes dan tiba di alamat tujuan pengantaran.

Sapi kurban tersebut merupakan pesanan Ragus, seorang Ketua RT, yang didatangkan dari Kabupaten Brebes.

Baca Juga: PCNU Surabaya Terima 13 Sapi Kurban, Masduki: Simbol Kuatnya Ukhuwah Basyariah

Namun, saat sampai di alamat tujuan di Dusun Krasak, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang, sapi tersebut meronta dan memutuskan tali pengaman ketika hendak diturunkan.

"Sapi tersebut dikirim dari Brebes. Saat mau diturunkan, tiba-tiba meronta dan langsung lari tercebur ke Sungai Krasak di Kelurahan Sugihwaras," tutur Aiptu Atang pada Selasa siang (26/5).

Lepasnya sapi saat hendak diturunkan hingga lari menceburkan diri ke sungai membuat warga panik. Mereka kemudian berinisiatif menghubungi layanan call center 110 Polres Pemalang.

Tidak butuh waktu lama, beberapa anggota Satpolairud pun diterjunkan untuk mengamankan dan mengevakuasi sapi tersebut.

Baca Juga: ‎DPC PDI Perjuangan Surabaya Sembelih 14 Sapi Kurban di RPH Pegirian

Kebetulan, tempat kejadian perkara tidak terlalu jauh dari Markas Satpolairud, sehingga anggota bisa bergerak cepat melakukan evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung dramatis sebab sapi jantan tersebut terus bertahan dan tidak mau dinaikkan dari rendaman air Sungai Krasak.

Setelah beberapa saat anggota dibantu warga sekitar bekerja keras, sapi akhirnya berhasil diangkat dari sungai dengan cara didorong dari bawah oleh warga dan ditarik dari atas oleh anggota Satpolairud. 

Editor : Redaksi