May Day, Polrestabes Surabaya Terjunkan Ribuan Personel 

Rapor koordinasi pengamanan May Day
Rapor koordinasi pengamanan May Day

Surabaya,Tikta.id - Ribuan personel gabungan TNI-Polri dikerahkan dalam pengamanan Hari Buruh Internasional (Mayday) di Wilayah Kota Besar Surabaya. Untuk wilayah Hukum Polrestabes Surabaya, ada 3.174 personel gabungan yang diterjunkan melakukan pengamanan.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, sebanyak 1.758 personel dari Polda Jatim, 557 personel Polrestabes Surabaya, 353 Personel Polsek Jajaran, dan 506 Personil dari Instansi Samping antara lain TNI dan dari Pemerintah Kota Surabaya.

Baca Juga: Tour De Panderman polisi Siapkan Pola Rekayasa Lalu Lintas

"Tiga titik yang menjadi konsentrasi massa buruh yakni di Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernur Jawa Timur, dan Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur," ujar Kombes Pol Pasma, Selasa (30/4).

Selain itu ada 6 Titik kumpul yang perlu diantisipasi antara lain, Batas Kota Waru (Cito), Depan Kebun Binatang Surabaya (KBS), Simpang Lima Romokalisari, Bundaran Karang Poh, Exit Tol Waru Gunung, dan Kawasan Industri SIER. 

Dalam rangka memastikan mobilisasi massa dapat berjalan dengan aman dan lancar, Polisi juga akan menempatkan personil di 17 Titik Kanalisasi sehingga massa aksi buruh bisa sampai lokasi dalam keadaan aman dan selamat sampai tujuan.

Baca Juga: Jajaran Reskrim Polrestabes Surabaya Beber Kasus Kejahatan 

Kombes Pol Pasma pun mengimbau agar para buruh dapat tertib dalam melaksanakan peringatan May Day dan aksi unjuk rasa.

Pada pagi hari ini, Selasa (30/4) telah dilaksanakan Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Mayday di Depan Mapolrestabes Surabaya Dipimpin Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Wimboko.

Baca Juga: Diduga Akan Balap Liar, Puluhan Motor Tak Sesuai Spektek Disita

Apel kesiapan dilaksanakan untuk melakukan pengecekan personil maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam rangka pengamanan Hari Buruh Internasional (Mayday) besok.

"Polri siap mengawal dan mengamankan massa buruh menyampaikan aspirasinya. Namun penyampaian pendapat dan aspirasi harus dilakukan secara tertib," pungkas Kombes Pol Pasma Royce.

Editor : Redaksi