Komisi IV DPRD Majalengka Sidak Revitalisasi SD, Soroti Kualitas Pekerjaan

Sidak Komisi IV DPRD Majalengka
Sidak Komisi IV DPRD Majalengka

MAJALENGKA – Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang tengah menjalani program revitalisasi. Sidak dilakukan di SD Negeri Cigasong 1, SD Negeri Bantrangsana, SD Negeri Cijurey 1, serta SD Negeri Leuwiseeng 1 di Kecamatan Panyingkiran.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Asep Fajar Aliwardhana, serta jajaran bidang Sarana dan Prasarana.

Baca Juga: Soal Banjir, Bupati Eman: Jangan Lempar Kewenangan Ajak Duduk Bersama

Ketua Komisi IV DPRD Majalengka, Gugun Sugiana, mengatakan sidak ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program pembangunan di sektor pendidikan.

“Hari ini kami meninjau empat SD di dua kecamatan, satu di Kecamatan Cigasong dan tiga di Kecamatan Panyingkiran. Dari hasil peninjauan di SD Negeri Cigasong 1, kami mendapati bahwa proses PHO belum dilakukan sehingga belum ada serah terima pekerjaan. Kami berharap pihak rekanan dapat segera menyelesaikan proses tersebut agar ruang kelas dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Gugun, Kamis (8/1).

Selain itu, Gugun juga menyampaikan beberapa catatan teknis terkait hasil pekerjaan. Menurutnya, terdapat sejumlah bagian yang masih perlu disempurnakan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Baca Juga: Indeks SPBE Majalengka Meningkat, Raih Predikat Sangat Baik, Layanan Digital Kian Optimal

“Beberapa hal seperti kualitas cat tembok dan material baja ringan masih perlu diperhatikan kembali agar hasilnya benar-benar maksimal dan tahan lama,” tambahnya.

Anggota Komisi IV DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Sahidi, menilai secara umum volume pekerjaan telah terpenuhi. Namun, ia berharap kualitas bangunan dapat lebih ditingkatkan.

“Pembangunan ini diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan bisa bertahan lama. Kami meminta agar penyempurnaan dilakukan terlebih dahulu sebelum proses PHO,” kata Sahidi.

Baca Juga: Polres Majalengka Gelar Upacara Farewell and Welcome Parade

Sementara itu, anggota DPRD dari Fraksi PPP, Muh. Fajar Shidik, menekankan pentingnya tanggung jawab pelaksana dalam memastikan hasil pembangunan benar-benar optimal.

“Pembangunan sekolah ini harus memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan. Untuk itu, kami berharap ke depan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka dapat melakukan evaluasi menyeluruh, terutama untuk program revitalisasi SD yang direncanakan pada 2026, agar hasilnya semakin baik,” ujarnya.

Editor : Redaksi