Bupati Majalengka Tinjau Korban Banjir di Desa Kasturi Cikijing

Bupati Eman saat meninjau lokasi banjir
Bupati Eman saat meninjau lokasi banjir

MAJALENGKA - Bupati Majalengka H. Eman Suherman meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kamis (8/1). 

Kunjungan untuk memastikan kondisi warga serta memantau penanganan darurat pascabanjir. Bupati juga menyerahkan bantuan sembako, alat kebersihan dan tikar. Hadir mendampingi kunjungan Ketua Baznas, Kalak BPBD, Kadis PUTR, Kadinsos dan Camat Cikjing.

Baca Juga: Dorong Peran Strategis PKK, Ketua PKK Majalengka Lantik Pengurus Kecamatan

Banjir yang melanda Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, yang diakibatkan jebolnya saluran sungai Cilutung menyebabkan kerugian material dan sosial bagi masyarakat. Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga berdampak pada sektor pertanian, peribadatan, dan fasilitas umum.

Kerugian pada rumah warga yang terdampak di blok Situngsari dan Mekarsari sebanyak 269 unit rumah, 50 hektare lahan persawahan, 30 kolam ikan milik warga, 6 mushola yang terdampak, aktivitas belajar mengajar terganggu di MTs, MD, dan SDN Kasturi termasuk layanan kesehatan di Puskesmas gumuruh.

Eman menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat terdampak.

Baca Juga: Bupati Eman Sebut PKK hingga Posyandu Turut Andil Bentuk SDM Sejak Usia Dini

“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi warga dan memastikan kebutuhan mendesak di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti dengan bantuan serta penanganan lanjutan,” tegas Bupati.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh serta menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang guna meminimalkan risiko banjir di kemudian hari.

Baca Juga: Razia Warung Remang-Remang di Ampelgading Petugas Satpol-PP Pemalang Temukan Kondom

Menurut Bupati, salah satu penyebab meluapnya air adalah kondisi jembatan di sekitar Masjid At-Tin yang memiliki tiang penyangga besar di tengah aliran sungai, sehingga menyempitkan alur air. Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat salah satu sisi aliran.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak BBWS Cisanggarung karena ini kewenangannya. Saya kirimkan foto kondisi jembatan tersebut dan mudah-mudahan segera dilakukan survei untuk menentukan langkah perbaikan,” jelasnya.

Editor : Redaksi