SURABAYA – Saat menggelar reses bersama warga di wilayah Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, beberapa waktu lalu, M. Eri Irawan, Ketua Komisi C DPRD Surabaya diwaduli oleh warga terkait percepatan realisasi infrastruktur.
Termasuk pavingisasi dan normalisasi gorong-gorong saluran air, yang terkadang menggenangi akses jalan untuk antisipasi genangan air. Agar cepat surut pasca hujan lebat yang akhir-akhir ini di Kota Surabaya sering dilanda cuaca ekstrem.
Baca Juga: Turun ke Warkop hingga Balai RW, Sukadar Tampung Keluhan Warga Soal Infrastruktur dan Data Sosial
Menurut seorang warga mengatakan, di wilayah Kalijudan ini memang tidak banjir namun setiap kali setelah hujan lebat di jalan selalu digenangi air.
"Jadi, ketika jalan tergenang air itu bukannya pengendara yang lewat dengan pelan-pelan. Melainkan tetap melaju sehingga percikan air di jalan itu sering masuk hingga ke perkarangan rumah warga," katanya.
Disamping itu, untuk mengantisipasi laju kendaraan agar lewat dengan pelan-pelan, warga juga meminta penggantian pavingisasi yang lama dengan yang baru dan ada polisi tidur atau pembatas jalan (speed bump/hump), berupa gundukan agar pengendara yang lewat dapat mengurangi kecepatan.
"Juga pavingisasi baru dan ada polisi tidur atau pembatas jalan, agar pengendara yang lewat mengurangi kecepatannya saat melintas di kampung," ujarnya.
Selain itu, warga juga wadul terkait kondisi wilayahnya untuk antisipasi tindakan kriminal pencurian kendaraan bermotor. Warga mengusulkan pemasangan CCTV di setiap lingkungan RW sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan.
“Daerah di wilayah Kelurahan Kalijudan ini memang tidak rawan pencurian sepeda motor, namun alangkah baiknya di wilayah setiap RW ada pengawasan melalui CCTV,” ucapnya.
Menanggapi laporan tersebut, Eri Irawan menyampaikan, bahwa usulan warga terkait CCTV telah masuk dalam program pemerintah kota pada tahun anggaran mendatang (2026). Ia juga meminta pihak kelurahan ikut mengawal terkait aspirasi warga di wilayah Kelurahan Kalijudan.
“Mudah-mudahan program pemerintah kota untuk CCTV ini segera turun, karena pada anggaran 2026 ini juga ada program CCTV. Saya juga minta Pak Lurah ikut mengawal terkait usulan warga kalau sudah mengajukan menjadi skala prioritas," ungkapnya.
Baca Juga: Reses Abdul Ghoni Serap Aspirasi Warga, Soroti Pergeseran Desil dan Hilangnya Akses Bansos
"Sedangkan terkait percepatan realisasi infrastruktur termasuk pavingisasi dan normalisasi gorong-gorong saluran air nanti coba saya sampaikan ke pemerintah kota agar segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Selain persoalan percepatan realisasi infrastruktur, Eri Irawan juga menyoroti pentingnya sinergitas antara Pemkot Surabaya dengan pihak kepolisian dengan hadirnya pengawasan CCTV di lingkungan wilayah setiap RW.
Menurutnya, dengan adanya CCTV di lingkungan wilayah setiap RW maka dapat membantu kinerja pihak kepolisian dalam mengungkap tindakan kriminal pencurian kendaraan bermotor lebih cepat di Kota Pahlawan.
"Saat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung pelaksanaan Bazar Motor kemarin yang digelar Polrestabes Surabaya ada 1.050 unit sepeda motor yang siap dikembalikan itu sudah menunjukan sinergitas antara Pemkot Surabaya dengan pihak kepolisian," jelasnya.
"Nanti dengan realisasinya CCTV yang merata di lingkungan wilayah setiap RW, maka diharapkan warga yang kehilangan motor nanti lebih cepat terungkap oleh pihak kepolisian, dan tingkat kejahatan diharapkan juga menjadi sangat minim di Kota Pahlawan ini," imbuhnya.
Baca Juga: Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Yona Bagus Sosialisasikan DTSEN Saat Reses
Eri Irawan juga menekankan bahwa upaya pencegahan curanmor tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian maupun pemerintah kota, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.
"Tidak bisa hanya dijaga aparat kepolisian maupun pemerintah kota, karena keamanan ini harus kita jaga bersama," terangnya.
Oleh karena itu dalam reses kali ini, Eri Irawan juga turun hingga ke akar rumput untuk mengajak warga Surabaya bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan wilayahnya masing-masing.
"Hari ini menjadi pembelajaran kita. Ayo bersama-sama kita gotong royong dengan bahu-membahu untuk menjaga keamanan Kota Surabaya," pungkasnya.
Editor : Redaksi