Polisi Lakukan Pengawalan Distribusi Logistik di Jombang 

Distribusi logistik pemilu di Jombang
Distribusi logistik pemilu di Jombang

Jombang,Tikta.id - KPU Kabupaten Jombang bersama Forkopimda telah mendistribusikan logistik pemilu ke sejumlah kecamatan dari GOR Merdeka Jombang.

Pemberangkatan distribusi logistik pemilu ditandai pemecahan kendi pada truk pembawa logistik yang dilakukan Pj Bupati Jombang Sugiat didampingi Forkopimda Kabupaten Jombang, Bawaslu dan KPU Jombang.

Baca Juga: Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di KPU Surabaya, Polrestabes Terjunkan Ratusan Personel 

Distribusi logistik Pemilu di antaranya menyasar kecamatan Bareng, Wonosalam, Mojowarno dan Mojoagung.

Pemberangkatan dilakukan dari GOR Merdeka Jombang, ditandai pemecahan kendi pada truk pembawa logistik yang dilakukan Pj Bupati Jombang Sugiat yang didampingi Forkopimda Kabupaten Jombang, Bawaslu dan KPU Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengatakan, ada sembilan titik yang mendapat perlakukan khusus karena medannya sulit dijangkau. 

Sembilan titik tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Wonosalam, Plandaan, serta Kecamatan Ngusikan.

Baca Juga: Datangi KPU Surabaya, AMI Minta Klarifikasi Dugaan Oknum Caleg Gunakan Ijazah SMP

“Dan hari ini pengiriman dilakukan untuk empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Mojowarno, Mojoagung, Bareng, serta Wonosalam," terangnya, Senin (12/2.)

AKBP Eko Bagus menjelaskan, Pendistribusian logistik pemilu berupa bilik suara yang dilakukan KPU mendapatkan pengamanan dan pengawalan dari Polres Jombang termasuk sembilan titik yang sulit dijangkau.

"Pendistribusian logistik di sembilan titik yang sulit dijangkau mendapat perhatian ekstra. Setiap pergeseran logistik pemilu selalu mendapatkan pengamanan dan pengawalan dari Polri," paparnya.

Baca Juga: Sinergitas dengan Rekan Media, Polres Lamongan Gelar Piramida

Semetara itu, Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi menjelaskan, pendistribusian logistik pemilu dilakukan selama empat hari. Mulai 9 hingga 12 Februari 2024.

"Sebanyak 14 truk kita terjunkan untuk mendistribusikan logistik. Pengiriman terus berlanjut hingga 12 Februari 2024. Untuk kawasan yang sulit, kami sudah koordinasikan dengan Forkopimda Jombang," tutupnya.

Editor : Redaksi