Gresik,Tikta.id - Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo didirikan oleh Raden Djimat Hendro Soewarno pad 1966. Perguruan pencak silat ini mempunyai irisan sejarah yang sama dengan Persaudaraan Satu Hati Terate (PSHT).
Cikal bakal perguruan ini bermula saat Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo mendirikan perguruan silat Joyo Gendilo Tjipto Muljo bernama Persaudaraan Setia Hati (PSH) di desa Winongo, Madiun, pada 1917.
Baca Juga: Penerapan e-Voting dalam Pemilu dan Pilkada Pemalang 2024 Perlu Kajian Komprehensif
Kemudian pada 1922, salah seorang murid Ki Ageng Ngabehi, Ki Hadjar Hardjo Oetomo, mengembangkan seni beladiri tersebut dengan membuat perguruan silat Persaudaraan Satu Hati Terate (PSHT).
Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo saat ini sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia termasuk diwilayah Kab. Gresik Jawa Timur yang juga aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat seperti bakti sosial dan kegiatan berbagi kepada masyarakat serta aktif dalam turut serta membantu menjaga kesatuan dan persatuan serta keamanan diwilayah Kab. Gresik.
Baca Juga: Partisipasi di Pemilu 2024 Cukup Tinggi, DPR RI Ajak Anak Muda Melek Politik
Dimana dalam video yang beredar Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (PSHW) Cabang Gresik menyebutkan menjaga kesatuan dan persatuan pasca pemilu.
Dikonfirmasi kepada kuasa hukum PSHW Cabang Gresik tidak terdapat unsur politik kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga kesatuan dan persatuan pasca pelaksanaan Pemilu tahun 2024.
Baca Juga: Sambut Mahasiswa Unair, Fathoni: Golkar Surabaya Terbuka untuk Penelitian Strategi Pemilu
"Kegiatan tersebut merupakan bentuk bahwa PSHW Cabang Gresik siap membantu menjaga persatuan dan kesatuan pasca pelaksanaan Pemilu," tuturnya.
Editor : Redaksi