BRIDA jadi Badan Mandiri, Ajeng Optimis Realisasi Pembangunan Berkelanjutan

Ajeng Wira Wati
Ajeng Wira Wati

TIKTA.id, Surabaya - Politisi Partai Gerindra Surabaya Ajeng Wira Wati berharap, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) kota Surabaya menjadi badan yang mandiri.

Ajeng meyakini bila BRIDA berdiri secara mandiri, pembangunan di kota Pahlawan bisa terealisasi secara berkesinambungan. 

Baca Juga: Gerindra Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis untuk 6.159 Siswa di Surabaya

"Kami berharap BRIDA menjadi badan mandiri, agar segala rencana pembangunan bisa terlaksana secara berkelanjutan, tidak terpatah-patah." kata Ajeng, Kamis (12/6).

Ajeng menegaskan, BRIDA merupakan kebijakan berdasarkan sains. Sehingga program kebijakan Pemkot wajib berbasis hasil kajian dan penelitian akademisi 

Maka dari itu, Ajeng menekankan pembahasan BRIDA yang sedang digodok oleh Pansus perlu kajian secara mendalam, penelitian serius dan bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Hari Ibu, Ketua Fraksi Gerindra Surabaya: Perkuat Perlindungan Perempuan hingga Tingkat RT/RW

"Ini perlu penggodokan yang maksimal agar fungsi dari BRIDA tepat sasaran dengan memperbanyak kajian aplikatif, untuk menyesuaikan dengan kultur dan potensi yang ada di kota Pahlawan." tutur Ajeng 

Dengan begitu beber Ajeng, BRIDA bisa segera dilaksanakan dan menghasilkan untuk kesejahteraan warga kota Surabaya

"Saran dari Fraksi Gerindra, memperbanyak kajian aplikatif sesuai dengan kultur dan potensi kota, sehingga bisa segera dilaksanakan dan menghasilkan untuk kesejahteraan warga kota Surabaya," tutur Ajeng.

Baca Juga: Ketua Fraksi Gerindra, Keluarga Harmonis jadi Fondasi Kuat Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Sementara, Sekda Kota Surabaya Ikhsan optimis, dengan BRIDA program Pemkot lebih tepat sasaran. Sebab semua perencaan melalui kajian dan dievaluasi sebelum direkomendasikan menyelesaikan permasalahan di kota Pahlawan.

"BRIDA sangat dibutuhkan di Surabaya, dan ini segera untuk kita formalkan, kami disiapkan untuk perda nya," kata Ikhsan.

Editor : Redaksi