Doa Bersama di Stadion Kanjuruhan Malang 

Doa bersama forkopimda
Doa bersama forkopimda

Tikta.id – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang menghadiri doa bersama di pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa doa bersama ini adalah salah satu upaya untuk terus mendampingi dan membersamai keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. 

Baca Juga: Tiga Sumur Bor Dibangun Sejumlah Kecamatan Tak Kawatir Kekeringan

"Alhamdulillah, untuk kegiatan hari ini lebih banyak keluarga korban hadir, yang dari Kota Malang dan Pasuruan juga bisa ikut," ungkap AKBP Putu Kholis, saat dihubungi Senin (24/6)

Selain itu, AKBP Putu Kholis juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan lain yang bertujuan untuk mendukung keluarga korban. 

Salah satu rencana yang akan dilaksanakan adalah peresmian yayasan keluarga korban. 

Keterlibatan Forkopimda dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keluarga korban, khususnya dalam rangka pemulihan dan menanggapi berbagai keluhan mereka.

Baca Juga: Polres Magetan Imbau Perguruan Silat Hindari Kegiatan Pemicu Konflik

"Kami akan terus mendampingi dan memfasilitasi apa yang menjadi harapan keluarga korban,” ungkap AKBP Putu Kholis.

Kapolres Malang berharap, kegiatan doa bersama ini dapat memberikan dukungan moral bagi keluarga korban dan menjadi momen refleksi serta harapan untuk masa depan yang lebih baik. 

Dengan adanya sinergi antara Polres Malang, Polda Jatim, Forkopimda, dan masyarakat, diharapkan pemulihan pasca-Tragedi Kanjuruhan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Baca Juga: Polres Malang Dukung Keluarga Peristiwa Kanjuruhan Melalui Bantuan UMKM

Doa bersama ini juga dihadiri oleh Bupati Malang, HM Sanusi, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yuda Sancoyo, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, M Kholik. 

Ratusan keluarga korban dari dalam dan luar kota juga turut hadir untuk melantunkan doa bersama para tokoh agama. 

Editor : Redaksi