Reses di Krembangan Utara, Achmad Nurdjayanto Serap Aspirasi Warga Soal Pendidikan dan Infrastruktur

Reses Achmad Nurdjayanto
Reses Achmad Nurdjayanto

‎SURABAYA - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) bersama warga Kelurahan Krembangan Utara, Rabu (11/2) malam.

‎Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi mulai dari persoalan pendidikan, pembangunan lingkungan, serta perbaikan infrastruktur di wilayah RW 09.

Baca Juga: Serap Aspirasi Warga, Cahyo Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas lewat Pemanfaatan AI ‎

‎Menanggapi hal itu, Achmad Nurdjayanto menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan warga sesuai dengan kewenangan yang ada.

‎"Jadi itu tadi sudah disampaikan ke kami. Insya Allah apa yang bisa menjadi porsi dari pemerintah kota, akan kami sampaikan pemerintah kota. Apa yang mungkin belum bisa direalisasikan pemerintah kota itu jadi tanggung jawab saya gitu," ujar Achmad, sapaan akrabnya.

‎Terkait sektor pendidikan, Achmad menilai masih terdapat kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah pinggiran kota dan wilayah tengah Kota Surabaya yang perlu mendapat perhatian serius.

‎"Jadi memang di beberapa kesempatan reses itu disampaikan bahwasanya harus ada setarakan jenjang pendidikan daripada anak-anak khususnya anak-anak usia dini di wilayah Surabaya Utara ini," katanya.

‎Sebagai upaya menunjang peningkatan kualitas pendidikan, politisi muda asal Partai Golkar tersebut merencanakan program les gratis yang difokuskan pada pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak di wilayah Krembangan Utara.

Baca Juga: Saifuddin Libatkan Ibu-ibu PKK Wonokusumo dalam Sosialisasi Raperda Hunian Layak ‎

‎"Jadi kami berharap nantinya kami melakukan aktivitas berupa les gratis khususnya untuk bahasa Inggris di wilayah Krembangan Utara ini. Dengan melipat beberapa unsur masyarakat seperti Karang Taruna dan lain sebagainya," harapannya.

‎Saat ditanya terkait waktu realisasi program tersebut, Achmad menyampaikan bahwa pelaksanaannya direncanakan dalam waktu dekat. "Insyaallah minggu depan sudah siap nggih," tegasnya.

‎Sementara itu, terkait lokasi pelaksanaan kegiatan, Achmad menjelaskan bahwa program tersebut akan diawali dari satu titik terlebih dahulu sebagai uji coba.

Baca Juga: Warga Tanah Merah Sambut Reses Adies Kadir, Pendidikan Jadi Sorotan

‎"Ini masih pilot project satu titik dulu biar kita tahu kelemahan dan kekurangannya nantinya jadi evaluasi kami," paparnya.

‎Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik di era globalisasi saat ini.

‎"Karena memang itu kan basic yang harus dimiliki oleh anak didik kita karena itu sudah menjadi bahasa umum dan global," pungkasnya.

Editor : Redaksi