SURABAYA - Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi kediaman orang tua serta mertuanya untuk melakukan sungkeman atau meminta restu sebelum datang ke TPS menggunakan hak suaranya Pilkada Serentak 2024.
Eri mengatakan, sungkem ke orang tua dan mertuanya sering dilakukan saat melakukan kegiatan untuk didoakan.
Baca Juga: Surabaya Menuju Kota Wakaf, Eri Cahyadi Dorong Cinta Abadi Lewat Gerakan Filantropi
"Ritual itu selalu saya jalankan ketika saya menghadapi sebuah masalah atau ketika saya melakukan kegiatan. Saya datang ke umik saya, ke mertua saya, saya datang ke beliau-beliau untuk meminta doa lalu mencium kaki beliau," kata Eri, Rabu (27/11).
Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Hadapi Pemangkasan TKD Tanpa Kurangi Program Kerakyatan
Eri menjelaskan, ketika mencium kaki orang tuanya sekaligus berdoa kepada sang pencipta agar hajat atau keinginannya dapat dikabulkan.
Bahkan, sambung Eri ritual itu juga diedukasikan kepada istri dan kedua anaknya.
Baca Juga: R-APBD Surabaya 2026 Capai Rp12,62 Triliun, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
"Karena ridhonya orang tua saya adalah ridhonya Gusti Allah. Itulah ritual khsusus yang saya lakukan sejak SMA sampai hari ini. Itu saya ajarkan ke anak istri saya, mereka harus begitu. Doa saya untuk kesejahtraan dan kebaikan warga Kota Surabaya," jelasnya.
Editor : Redaksi