Eman Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo

Pemkab Majalengka percepat penyerapan tenaga kerja lokal
Pemkab Majalengka percepat penyerapan tenaga kerja lokal

MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal melalui optimalisasi program Matahati (Masyarakat Cepat Kerja). Program ini dirancang untuk menciptakan sistem rekrutmen yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Bupati Eman Suherman menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kolaborasi erat dengan sektor industri di Majalengka. Melalui surat edaran resmi, seluruh perusahaan diminta mengalokasikan kuota rekrutmen secara langsung kepada pemerintah daerah guna memastikan tenaga kerja lokal menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman

 

“Fokus kita adalah memutus mata rantai percaloan yang selama ini meresahkan masyarakat. Kami meminta perusahaan melakukan rekrutmen terpadu melalui sistem pemerintah,” Ungkap Bupati saat menghadiri Kick Off Peningkata Inkflusifitas dan Literasi Keuangan bagi Buruh di BLK Cakraningrat, Kamis (16/4/2026).

 

Ia juga memperingatkan akan mengambil langkah tegas, termasuk proses hukum pidana, apabila ditemukan adanya oknum yang terlibat dalam praktik pungli rekrutmen tenaga kerja.

 

Baca Juga: Bupati Majalengka Pastikan Keberangkatan Jemaah Haji 2026 Berikan Fasilitas Lengkap

" Selama dilampirkan bukti yang kuat kita akan menindak tegas pungli atau calo dengan dilampirkan data dan fakta jelas," tutur Bupati.

 

Selain mendorong transparansi, program Matahati juga menitikberatkan pada beberapa aspek strategis, di antaranya peningkatan peluang kerja bagi tenaga kerja laki-laki di sektor industri, penguatan kesiapan kerja melalui pembekalan mental dan keterampilan, serta efisiensi bagi perusahaan dalam mendapatkan tenaga kerja yang kompeten tanpa intervensi pihak ketiga.

Baca Juga: LKPJ 2025, Bupati Majalengka Paparkan Capaian Ekonomi Gemilang dan Penurunan Kemiskinan

 

Bupati menambahkan, saat ini tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Majalengka berada di angka 3,62 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat yang mencapai 6,66 persen. Capaian ini menjadi indikator positif sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperluas akses kerja bagi masyarakat.

"Sampai saat ini penyerapan tenaga kerja di kabupaten Majalengka mencapai 12 ribu selama saya menjabatan Bupati Majalengka," jelas Eman Suherman.

Editor : Redaksi