JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang langsung tancap gas mengawali kerja dengan semangat Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA melalui penguatan sinergi pejabat serta percepatan implementasi berbagai inovasi layanan dan pembinaan.
Dalam rapat internal bersama jajaran pejabat struktural, Kepala Lapas Kelas I Cipinang Wachid Wibowo menegaskan bahwa pejabat yang baru bergabung harus segera beradaptasi dan bergerak cepat dalam mendukung kinerja organisasi.
Baca Juga: Razia Gabungan Petugas Lapas Cipinang dan TNI - Polri Jaga Keamanan dan Ketertiban
Ia menekankan pentingnya menghilangkan sekat antara pejabat teknis dan nonteknis agar seluruh program berjalan secara terkoordinasi dan efektif.
“Tidak boleh ada sekat dalam organisasi. Semua harus bergerak bersama. Jika ada persoalan dalam pelaksanaan tugas, selesaikan melalui diskusi terbuka untuk menemukan solusi terbaik,” tegas Wachid, dalam keterangannya, Jum'at (17/4).
Menurutnya, Lapas Cipinang memiliki tanggung jawab besar sebagai barometer pemasyarakatan, sehingga setiap kebijakan dan kinerja harus mampu menjadi contoh bagi Unit Pelaksana Teknis lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wachid juga memperkenalkan sejumlah inovasi yang telah dikembangkan Lapas Cipinang sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari transformasi pelayanan dan pembinaan, di antaranya Latucip Go, Latucip Smartd Service, Pondok Aksi Berani, SIPETA Latucip, serta Blok Restoratif.
Baca Juga: Dua Hari Kunjungan Idulfitri, Lapas Cipinang Layani Ribuan Pengunjung dengan Aman dan Tertib
“Inovasi ini bukan sekadar program, tetapi bentuk kerja nyata yang harus terus diperkuat. Kita ingin memastikan pelayanan semakin cepat, transparan, dan berdampak bagi masyarakat serta Warga Binaan,” ujarnya.
Sejalan dengan arah tersebut, Kepala Bidang Pembinaan yang baru, Bambang Setyawan, menyampaikan komitmennya untuk segera memperkuat program pembinaan yang telah berjalan di Lapas Cipinang.
“Sebagai bagian dari jajaran pembinaan, saya siap melanjutkan dan memperkuat program yang sudah berjalan dengan baik. Pembinaan harus memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku Warga Binaan, sehingga mereka memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Berbasis Merit dan Integritas, Puluhan Pegawai Lapas Cipinang Terima Kenaikan Pangkat
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Cipinang, Sumaryo, yang merupakan pejabat lama di lingkungan Lapas Cipinang, menyambut baik kehadiran pejabat baru dan menilai momentum ini akan semakin memperkuat soliditas organisasi.
“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan pejabat baru. Dengan sinergi yang kuat dan semangat kerja yang sama, saya optimistis Lapas Cipinang akan semakin solid dalam menjalankan tugas pemasyarakatan,” ujarnya.
Selain penguatan sinergi organisasi, Wachid juga menyampaikan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait persiapan pelaksanaan Apel dan Ikrar Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) sebagai bentuk komitmen bersama menjaga integritas serta keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Editor : Redaksi