SURABAYA - Rutan Kelas I Surabaya - Medaeng menggelar pembinaan rohani terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kristen/Katolik.
Kegiatan tersebut merupakan bagian realisasi program Kemeterian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, khususnya Direktorat Pemasyarakatan dengan kegiatan Ibadah Pelayanan di Gereja Efesus yang menghadirkan Pastor Philip Mantofa.
Baca Juga: Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Raih Dua Penghargaan di Perkemahan Satya Dharma Bhakti
Selain dihadiri Pastor pengurus 300 Gereja Mawar Sharon/GMS, kegiatan juga dihadiri olehTristiantoro Adi Wibowo, Karutan, Kasianta, pengurus dan 150 orang Jemaat Gereja Efesus Medaeng.
Didampingi 20 orang Team GMS, Pastor yang memiliki pengikut jutaan Jemaat tersebut, mampu menghipnotis dan memotivasi Jemaat lewat materi khotbah Firman Surat Yunus 2 : 1 - 10. Dalam Khotbahnya, Pastor menyampaikan "Saudara - saudara di Penjara sekarang bukan dihukum Tuhan, tapi lebih akibat perbuatan saudara sendiri. Sama seperti nabi Yunus ada diperut ikan, karena dosanya sendiri. Belajarlah kepada nabi Yunus, saat posisi seperti saudara dilembah kelam (Perut Ikan/Penjara), lupakan dosa masa lalu, ambil keputusan saat ini juga untuk dekat dan hidup bersama Allah".
Baca Juga: Wujudkan Komitmen Rutan Perempuan Surabaya Gelar Razia Zero Halinar
Sementara Karutan menyampaikan terima kasih kepada team GSM khususnya kepada Pastor Philip Mantofa.
"Kami mengharap dan mengundang untuk hadir kembali disini, menyemangati, memotivasi WBP dari sisi keimanan, sehingga nantinya bilamana WBP sudah bebas, dapat menjadi warga masyarakat yang berdampak positif terhadap lingkungan sosial dan masyarakat lainnya," katanya, Sabtu (2/5).
Kegiatan selama 3 jam berlangsung Hidmat, sukacita dan mampu memotivasi Jemaat tersebut, ditutup dengan Perjamuan Kudus, Doa buat Jemaat/WBP dan pembagian berkat berupa kebutuhan primer WBP yang sesuai Standart Operation Prosedure/SOP WBP di Pemasyarakatan.
Editor : Redaksi