Polrestabes Surabaya Sambangi Keluarga Petugas KPPS Meninggal Dunia

Karangan bunga Polrestabes Surabaya
Karangan bunga Polrestabes Surabaya

Surabaya,Tikta.id - Polrestabes Surabaya turut belasungkawa atas meninggalnya anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Imnesti Aufa Emnistya warga Jalan Plemahan 7 No 10 A Kelurahan Kedung doro Kecamatan Tegalsari.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce didampingi para pejabat utama dan Kasihumas AKP Haryoko mendatangi kediaman almarhum serta menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban.

Baca Juga: Ramadan 1445 H, Kapolrestabes Surabaya Buka Bersama Ratusan Abang Becak

"Kepolisian Polrestabes Surabaya bersilaturahmi ke rumah keluarga. Kita semua turut berduka, dan yakinlah beliau-beliau menjalankan tugas untuk kepentingan orang banyak. Dan Insya Allah surga tempatnya," kata Kapolrestabes melalui Kasihumas AKP Haryoko, Minggu (25/2)

Informasi dari keluarga, korban setelah bertugas sebagai petugas KPPS TPS No. 41 Kelurahan Kedungdoro Kecamatan Tegalsari pada 14 - 15 Februari 2024, keesokan harinya pada Kamis 15 Februari 2024 sekitar 07.30 berangkat kerja ke PT. Sky Way Jalan Kebraon 2 Kecamatan Karang Pilang.

Setelah mendekati tempat kerja di Jalan Karangpilang motor yang dikendarai korban oleng dan menabrak marka jalan sehingga korban terjatuh dan meninggal dunia di lokasi. 

Baca Juga: Gedung Polisi Istimewa di Polrestabes Surabaya Diresmikan 

Korban sempat mendapatkan pertolongan warga setempat dan dibawa ke RS. Dr. Soetomo Surabaya tapi nyawanya tidak terselamatkan.

Korban merupakan Petugas KPPS di TPS No. 42 Kel. Kedungdoro Kec. Tegalsari yang diduga mengalami kelelahan saat bertugas 14-15 Februari 2024 dan langsung berangkat kerja pagi harinya, Kamis tgl 15 Februari 2024.

Baca Juga: Terduga Pelaku Pembunuh Pencari Kepiting Diamankan 

Diketahui, korban merupakan Petugas KPPS yang ke-2 meninggal di surabaya selama tahapan Pungra Tungra Pemilu 2024 berlangsung yang sebelumnya yaitu Joko Budiono, Ketua KPPS TPS 042 Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo.

"Kita mendoakan kepada beliau yang telah menjalankan tugas, kita memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," pungkasnya.

Editor : Redaksi