Edukasi Keuangan, OJK Sosialisasi Terkait Pinjol Leasing dan Perbankan

OJK Sosialisasi terkait Pinjol Leasing dan Perbankan
OJK Sosialisasi terkait Pinjol Leasing dan Perbankan

Bangkalan,Tikta.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi perempuan, guru dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah di seluruh Indonesia. 

Hal ini sejalan dengan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025 dan Sasaran Prioritas Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2024 yang menjadikan perempuan, profesi, karyawan dan pelaku UMKM sebagai sasaran strategis penerima program edukasi keuangan.

Baca Juga: Anak Muda Dominasi Kredit Macet Fintech, LaNyalla: Pentingnya Edukasi Keuangan

Upaya OJK tersebut antara lain diwujudkan dengan menggelar kegiatan “Sosialisasi – Edukasi, Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat “ bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan pada Jumat (26/04).

Pengawas Senior OJK Provinsi Jawa Timur, Indrawan Nugroho Utomo menyampaikan, kegiatan edukasi keuangan untuk memberikan pemahaman khususnya anggota Polres Bangkalan.

"Dalam hal ini karena beliau-beliau ini akan menjadi ganda terdepan di masyarakat. Ketika masyarakat bertanya ini legal atau tidak, terkait dengan dasar keuangan. Karena berdasarkan data, terjadi Gab antara litetidakdan inklusi itu sekitar 30%. Jadi, masyarakat banyak yang memproses tapi tidak tahu manfaat dan resikonya." paparnya.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya menyampaikan, “Ini kan kerjasama dengan OJK dan pihak BRI, undangan juga bukan hanya internal kami, namun juga seluruh kalangan masyarakat yang diundang. Ini terkait masalah pinjol dan juga terkait dengan debu kolektor. Orientasi OJK ini terkait dengan sosialisasi keuangan tadi.” tuturnya.

Baca Juga: Komisi B Minta Leasing ke Depankan Tindakan Humanis 

Dengan literasi keuangan yang mumpuni, merupakan fondasi dasar dalam mewujudkan kesejahteraan finansial. 

Berdasarkan piramida finansial, kesejahteraan dapat dicapai melalui tiga tahapan yakni literasi keuangan, inklusi keuangan dan pemberdayaan secara finansial. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi faktor utama untuk mewujudkan kesejahteraan finansial.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Senior OJK Provinsi Jawa Timur, Indrawan Nugroho Utomo, Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, pejabat umum Polres Bangkalan, Ketua dan Pengurus Bhayangkari, Kepala Cabang BRI Bangkalan, Satrio, Perwakilan Mahasiswa, Organisasi NGO dan Jurnalis.

Baca Juga: Beraksi di Bangkalan, Residivis Disergap Polisi 

Pembina Yayasan Rumah Kreatif Florencia Allunaya, Ry. Florencia, didampingi oleh Ketua Yayasan, Mohammad Yasin, usai pelaksanaan sosialisasi mengutarakan.

“Kami mengadakan sosialisasi dan edukasi di Polres ini terkait Pinjol agar anggota maupun bhayangkari lebih memahami terkait pinjol karena pinjol banyak yang tidak legal dan banyak yang jadi korban. Jadi kalau mau meminjam sesuatu harus 2L, Logis dan Legal." katanya.

"Jadi saya mengapresiasi sekali kepada Bapak Febri selaku Kapolres Bangkalan yang memberikan kami tempat untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pinjol ini.” ujarnya.

Editor : Redaksi