MAJALENGKA - Dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan di daerah mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan komitmen pemkab untuk bersinergi dengan OJK dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya melalui peningkatan kapasitas UMKM dan akses permodalan yang lebih inklusif.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkab Majalengka Tuntaskan 30 Titik Perbaikan Jalan
“Kami mengapresiasi OJK Cirebon atas pendampingan dan edukasi yang diberikan. Pemerintah Kabupaten Majalengka siap bersinergi dan mendukung program-program OJK agar masyarakat semakin paham, cerdas, dan bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan,” ungkap Bupati, Selasa (27/1)
Bupati juga menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya Pemkab Majalengka dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing.
Baca Juga: Penataan Pasar Sindangkasih Dimulai, 79 Kios Siap Diisi Pedagang
Saat ini terdapat sekitar 74.600 lebih pelaku KUR di Majalengka yang bergerak di sektor UMKM, fashion, dan berbagai bidang usaha lainnya.
Angka ini mencerminkan potensi ekonomi rakyat yang terus tumbuh, namun masih membutuhkan dukungan akses permodalan yang lebih luas dan inklusif.
Baca Juga: Disperdagin Majalengka Dorong Pengaktifan Kembali Kios Pasar Sindangkasih Cigasong
Ke depan, Pemkab Majalengka bersama OJK Cirebon berkomitmen untuk terus memperluas program edukasi keuangan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
"Hal ini untuk mewujudkan masyarakat Majalengka yang inklusif secara finansial dan terlindungi dalam sektor jasa keuangan." tutupnya
Editor : Redaksi