Dukung Perubahan, MAKI Jatim Hadir di Debat Ketiga Pilkada Kabupaten Nganjuk

Heru Satrio
Heru Satrio

SURABAYA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur (Jatim) turut hadir dalam debat ketiga Pilkada Kabupaten Nganjuk. 

Debat ketiga berlangsung di Hotel Grand Mercure Mirama, Surabaya, pada Rabu (20/11) malam. Ketua MAKI Jatim Heru Satrio Heru menegaskan, pihaknya hadir dalam debat untuk memberikan dukungan moral sekaligus mendorong perubahan positif di Nganjuk.

Baca Juga: MAKI Jatim Tutup Kegiatan Ramadan dengan Pembagian Takjil

“Saya berharap Paslon nomor 3 dapat membawa harapan baru dengan memperkuat integritas dan komitmen anti korupsi di Nganjuk. Kabupaten ini harus berubah. Tidak boleh ada lagi pemimpin yang terjerat korupsi,” tegas Heru.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mengawal proses demokrasi agar terpilih pemimpin yang bersih dan amanah.

Baca Juga: Berbagi di Hari ke-27 Ramadan, MAKI Jatim Tebar Kehangatan di Jalan Panglima Sudirman

“Bismillah, semoga Nganjuk menjadi daerah yang bersih dari korupsi dan tidak ada lagi bupati yang tersandung kasus hukum,” pungkasnya.

Maka dari itu, Heru menekankan, pentingnya memiliki pemimpin yang bersih dari korupsi untuk Kabupaten Nganjuk. Pasalnya sebut dia, dua mantan Bupati Nganjuk pernah terjerat kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Menebar Berkah di Jalanan Waru, MAKI Jatim Bagikan 1.000 Takjil untuk Pengguna Jalan

“Situasi ini menjadi pengingat kita butuh pemimpin yang jujur dan berkomitmen untuk membawa perubahan yang lebih baik dan bebas korupsi,” ujar Heru.

Heru memapah, antusiasme masyarakat untuk melihat perubahan di Nganjuk sangat tinggi. “Paslon nomor 3 membawa semangat Nganjuk yang bersih. Mereka berbicara lantang tentang pemberantasan korupsi dan bisa menjadi teladan,” tambahnya.

Editor : Redaksi

Pendidikan   

Menuju Keadilan Restoratif Hijau

Buku Green Victimology (Paradigma Baru Perlindungan Korban Lingkungan) hadir sebagai antitesis terhadap hukum pidana konvensional yang selama ini…