Usai Mengamankan Perayaan Malam Tahun Baru 2024, Wakapolda Jatim Beri Pesan Begini

Ribuan personel Polda Jatim saat mengamankan malam tahun baru
Ribuan personel Polda Jatim saat mengamankan malam tahun baru

SURABAYA,Tikta.id - Polda Jawa Timur menerjunkan sebanyak 2.218 personel dalam pengamanan malam pergantian tahun baru 2024.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan berpesan, pengamanan pada malam tahun baru 2024 tidak hanya sebagai agenda rutin tahunan biasa. 

Baca Juga: Soal Video Viral KPPS Dianiaya di Madura, Polda Jatim: Itu Hoaks

Sehingga cenderung menjadikan underestimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan Masyarakat.

“Contoh apabila di saat ini terjadi peningkatan penyebaran covid-19 varian baru, sehingga kita harus lebih peduli, jangan sampai perayaan tahun baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran covid-19 varian baru," pesan Wakapolda Senin (1/1).

Ia membeberkan, ribuan personel yang diterjukan dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup untuk mengantisipasi ancaman terorisme, radikalisme, sabotase.

Baca Juga: 394 Siswa Diktuk Bintara Polri Mendapatkan Pembekalan dari Kapolda Jatim

Pun mencegah penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi pengrusakan fasilitas umum, aksi curas, curat, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu kata Brigjen Yusep personel Polda Jatim juga disiagakan untuk mengantisipasi ancaman bencana alam, seperti banjir, tanah longsor sebagai dampak musim penghujan.

"Untuk itu saya harapkan kepada seluruh kasatgas, berkolaborasi dengan kasatwil dan segenap fungsi strategis untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif,”kata Brigjen Yusep.

Baca Juga: Pastikan Pemilu Kondusif, Polda Jatim Patroli Bermotor ke Madura

Maka dari itu, ia menekankan, setiap personel untuk bertindak yang tepat efektif dan efisien, secara berkolaborasi dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing wilayah.

“Khususnya di wilayah Kota Surabaya, dengan melakukan penyekatan di perbatasan kota menuju Surabaya, untuk mengurangi penumpukan masuk di Kota Surabaya pada saat perayaan malam tahun baru ini,"terang Brigjen Yusep.

Editor : Redaksi